Minggu, 13 November 2016

Klasifikasi Data Sekunder

Klasifikasi Data Sekunder 


 




Secondary data
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berwujud suatu keadaan, gambar, suara, huruf, ataupun simbol-simbol lainnya


  Data Internal
Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi . Misalnya, data pegawai . Pada data internal terdapat :
·         ready to use artinya data untuk siap dipakai
·         membutuhkan prosedur lebih lanjut (requires further processing).

  Data eksternal
Data Eksternal adalah data yang menggambarkan kondisi pada suatu organisasi atau perusahaan. Contohnya adalah persebaran penduduk . Pada data eksternal terdapat :
·         Published materials, materi tentang perusahaan yang akan disebar
·         Computerized database, komputerisasi data memakai kesiapan data
·         Syndicated service, suatu organisasi yang menyediakan data

Computerized basisdata
Computerized basisdata atau basisdata komputerisasi, yaitu sebuah basisdata yang berhubungan langsung dengan sebuah computer. Dimana komputerisasi data yang memerlukan ketelitian dan kesiapan data. Computerized basisdata terbagi menjadi 3, yaitu :

·         On-Line, yaitu komputerisasi basisdata terhubung pada jaringan
·         Internet, yaitu berhubungan antara jaringan ke seluruh computer
·         Of-Line tidak pada jaringan yang terhubung

Dari tiga diatas masih memiliki bagian, terdapat 3 bagian, yaitu :
·         Bibliographic database, yaitu catatan database dari bibliography koleksi digital yang telah terorganisir pada suatu referensi untuk literature .  Contohnya Koran dan artikel
·         Numeric database, yaitu database berbentuk angka
·         Full-text database, yaitu database yang berisi dari suatu kalimat



Syndicated service
Syndicated service merupakan sebuah organisasi yang mampu menyediakan data-data yang diperlukan. Misalnya kita ingin mengetahui data-data demografi dari sebuah populasi. seperti identitas customer, gender, status marital, age, income, dll. Atau data-data psikografi berupa hobby dari suatu populasi. Contoh syndicate service adalah Dun & Bradstreet di USA. Syndicated service terbagi menjadi 2, yaitu :

Houshold/consumer
Klasifikasi berdasarkan consumer dapat dilakukan oleh penghimpun dengan survey, panel, dan berdasarkan hasil scan media elektronik.

A.    Survey, pengambilan data yang dibutuhkan secara langsung
·         Psychographic lifestyle, yaitu data yang dilihat pada tingkah laku hidup
·         General, yaitu data umum
·         Advertising evolution
B.     Mail dairy panel
·         Purchase, yaitu pembelian data
·         Media, yaitu data yang diambil melalui media massa
C.    Electronic scanner service
·         Volume tracking, yaitu pengambilan data yang  di cek melalui pelacakan volume barang
·           Scanner diary, yaitu sebuah data dari identitas
·           Scanner diary with cable tv, yaitu sebuah data pada suatu identitas yang dibantu dengan kabel tv
    
 Intuition
 Perusahaan retail whole-saler bisa menjadi suatu layanan sindikat karena diyakini mampu menyediakan data-data seperti yang telah disebutkan di atas. Dalam kasus tersebut, maka klasifikasinya termasuk dalam klasifikasi institution.






Refrensi :
http://www.slideshare.net/velibahceci/syndicated-sources-of-secondary-data



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar