DESKRIPSI
TUGAS PENGANTAR ANIMASI DAN DESAIN GRAFIS
DISUSUN OLEH:
Nama : Roby Syaifur Rahman
NPM :19114765
Kelas : 3 KA38
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
ATA 2016/2017
1. Pengertian Animasi
Animasi
berasal dari bahasa inggris “animate” = menghidupkan, dan menggerakan benda
mati. Animasi merupakan proses membuat objek yang asalnya suatu benda mati
secara berurutan dalam posisi yang berbeda seolah-olah menjadi hidup/ bergerak.
Animasi adalah suatu teknik yang banyak sekali digunakan dalam dunia film
dewasa ini, baik sebagai suatu kesatuan yang utuh, bagian dalam suatu film
maupun bersatu dalam film live. Film biasanya dipakai untuk merekam suatu
keadaan atau mengemukakan sesuatu atau bias digunakan untuk memenuhi suatu
kebutuhan umum yaitu mengkomunikasikan gagasan, pesan atau kenyataan. Kata
animasi itu sendiri sebenernya penyesuaian dari kata animation yang berasal
dari kata dasar to animate dalam kamus umum Inggris – Indonesia berarti menghidupkan.
Secara umum animasi adalah suatu kegiatan menghidupkan menggerakan benda mati,
suatu benda mati diberikan dorongan kekuatan, semangat dan emosi untuk menjadi
hidup dan bergerak atau hanya berkesan hidup. Sejak zaman dahulu manusia telah
mencoba menganimasi gerak gambar binatang mereka, seperti yang ditemukan oleh
para ahli purbakala di gua Lascaux Spayol Utara, yang sudah berumur sudah dua
ratus tahun labih, mereka mencoba menangkap gerak cepat lari binatang seperti
celeng, bison atau kuda dengan digambarkan dengan delapan kaki dalam posisi
yang berbeda dan bertumpuk.
Secara Umum
Animasi tersendiri atau lebih akrab disebut dengan film animasi, adalah film
animasi adalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga
menjadi gambar yang bergerak, Animasi (Animation) adalah rangkaian proses
dimana setiap fram dari sebuah film diproduksi satu per satu. Animation
Character adalah satu aspek khusus dalam proses pembuatan animasi. Hal ini
seperti menciptakan mahkluk hidup.
Contoh animasi yaitu Crayon
Shin-chan (クレヨンしんちゃん )
adalah serial manga dan anime karya Yoshito Usui . Di Indonesia mungkin nama
Shinchan bukanlah nama yang asing didengar. Bagaimana tidak, semenjak penulis
lahir di tahun 90-an serial anime Shinchan sudah tayang di salah satu stasiun
TV swasta di Indonesia. Berhembus kabar bahwa, sang penulis Yoshito Usui
terinspirasi untuk menulis kisah Crayon Shinchan dari seorang ibu bernama Misae
yang sangat merindukan anak laki-lakinya yang bernama Shinosuke. Shinosuke
meninggal pada usia 5 tahun karena kecelakaan. Diceritakan bahwa saat itu
Shinosuke dan adiknya tengah berjalan-jalan. Entah apa yang berikutnya terjadi
adik dari Shinosuke mermain ke jalanan dan nyaris saja tertabrak mobil.
Kemudian Sang kakak Shinosuke dengan sigap menyelamatkan adiknya. Namun, naas
mobil melaju dengan kencang sehingga Shinosuke dan adiknya harus merenggang
nyawa. Ayah dan ibu Shinosuke yang sedih atas kematian anaknya menemukan sebuah
krayon milik Shinosuke didalam mobilnya. Konon, hal tersebutlah yang mendasari
Yoshito Usui memberikan judul “Crayon Shinchan”.
2. Prinsip Dasar Animasi
Jenis – jenis animasi, dilihat dari
tehnik pembuatannya animasi yang ada saat ini dapat dikategorikan menjadi 3
yaitu :
a. Animasi
Stop-Motion(Stop Motion Animation)
b. Animasi
Tradisional (Traditional animation)
c. Animasi Komputer (Computer Graphics Animation)
Dibawah ini merupakan 12 prinsip /
syarat animasi agar animasi terlihat seperti nyata :
1) Timing (Waktu)
Ini menentukan apakah gerakan
tersebut alami atau tidak. Grim Natwick, seorang animator Disney
pernah berkata, “ Animasi adalah tentang timing dan spacing”. Timing adalah
tentang menentukan waktu kapan sebuah gerakan harus dilakukan sementara spacing
adalah tentang menentukan percepatan dan perlambatan dari bermacam-macam jenis
gerak.
2) Ease In dan Ease Out (Percepatan dan perlambatan)
Prinsip ini juga paling banyak
digunakan dalam animasi, slow in dan slow out menegaskan bahwa setiap
gerakan memiliki percepatan dan perlambatan yang berbeda-beda.
3) Arcs (Lengkungan)
Pada animasi, system pergerakan
tubuh pada manusia, binatang, atau makhluk hidup lainnya bergerak mengikuti
pola/jalur (maya) yang disebut Arcs. Sebagai contoh Arcs ditunjukkan pada
lintasan tangan saat melempar bola dan lintasan gerak bola di udara.
4) Folloew Through and Overlapping Action (Gerakan penutup sebelum
benar-benar diam)
Follow through adalah tentang bagian
tubuh tertentu yang tetap bergerak meskipun seseorang telah berhenti bergerak
dan Overlapping action adalah serangkain gerakan yang saling mendahului
.
5) Secondary Action (Gerakan Pelengkap)
Secondary Action adalah
gerakan-gerakan tambahan yang dimaksudkan untuk memperkuat gerakan utama supaya
sebuah animasi tampak lebih realistic.
6) Squash and Strecth (Kelenturan suatu Objeck)
Squash and stretch adalah upaya
penambahan efek lentur (plastis) pada objek atau figus sehingga seolah-olah
‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yag lebih hidup.
7) Exaggeration (Melebih-lebihkan)
Exaggeration merupakan upaya mendramatisir
animasi dalam bentuk rekayasa gambar yang bersifat hiperbolis.
8) Straight Ahead and Pose to Pose
Straight Ahead and Pose to Pose
yaitu pembuatan animasi oleh seorang animator dengan cara menggambar hanya pada
keyframe-keyframe tertentu saja, selanjutnya in-between atau interval antar
keyframe digambar dan dilanjutkan oleh asisten / animator lain.
9) Anticipation (gerakan Pendahulu)
Anticipation boleh dianggep sebagai
persiapan / awalan gerak atau ancan-ancang, film animasi yang dibuat banyak
keganjilan dan keanehan karena kurang pahamnya animator dengan prinsip ini.
10) Staging (Bidang Gambar)
Staging dalam animasi meliputi
bagaimana ‘lingkungan’ dibuat untuk mendukung suasana atau ‘mood’ yang ingin
dicapai dalam sebagian atau keseluruhan scene. Staging adalah sudut pengambilan
gambar seperti memperbesar muka tokoh untuk memperlihatkan kesedihannya,
mengambil dari jarak jauh untuk memperlihatkan kemewahan suatu rumah, mengambil
dari atas untuk memberi kesan ada seseorang yang mengintip, dan sebagainya.
11) Personality (Penjiwaan Karakter)
Membuat sedetail mungkin kepribadian
seorang tokoh misalkan tanggal lahir, hobi, sifat baik dan jahat. Penjiwaan
karakter akan membuat penonton mengenali karakter tersebut.
12) Appeal (Daya Tarik Karakter)
Appeal berkaitan dengan keseluruhan
look atau gaya visual dalam animasi.
Ditemukan prinsip dasar animasi
adalah dari karakter mata manusia yaitu : persistence of vision (pola
penglihatan yang teratur).
Paul Roget, Joseph Plateau dan
Pierre Ddesvigenes melalui peralatan optic yang mereka ciptakan berhasil
membuktikan bahwa mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada
tenggang waktu tertentu sebagau suatu pola.
Jadi dapat
disimpulkan bahwa ada 12 prinsip animasi yang
perlu diketahui oleh animator sehingga tidak membuat animasi asal jadi, asal
bergerak dan Fungsi dari prinsip animasi adalah agar setiap animasi yang dibuat
kelihatan menarik, dramatis, dengan gerakan yang alami.
Referensi :
3. Storyboard dan Stop-motion
Storyboard adalah cerita yang digambarkan secara visual panel
demi panel, seperti komik, namun dilengkapi dengan keterangan mengenai dialog,
suara, arah gerakan, waktu dan bahasa kamera.
Storyboard digunakan untuk
pravisualisasi film, animasi, motion graphic atau media interaktif termasuk
website interaktif, dikembangkan oleh Walt Disney studio pada awal 1930-an.
Berfungsi sebagai pratinjau dan
sebagai script visual untuk :
·
Sudut Kamera
·
Lighting
·
Sound Effect
·
Pengaturan adegan
·
Pengaturan proporsi
·
Menyinambungkan cerita
·
Mempermudah proses produksi yang
akan dilakukan
Stop-motion
Stop-motion Animation sering disebut juga dengan
Claymation karena dalam perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan
clay (tanah liat) sebagai objek yang digerakkan.
Tehnik stop-motion animasi pertama
kali ditemukan oleh Stuart Blakton pada tahun 1906; yaitu dengan menggambar
ekspresi wajah sebuah tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan
still camera, kemudia dihapus untuk menggambar ekspresi wajah selanjutnya,
Tehnik stop-motion animasi ini
sering digunakan dalam visual effect.
Jenis Animasi Stop-motion :
·
Tanah Liat (Clay)
·
Guntingan (Cutout)
·
Gambar (Graphic)
·
Aktor Hidup
(Pixilation)
·
Wayang (Puppet)
·
Bayangan (Silhouette)
Contoh pembuatan Stop-motion dari youtube yang sangat terkenal : https://www.youtube.com/watch?v=ij3IbplMisA
Tanah Liat (Clay)
Sering disingkat claymation, ini
adalah jenis animasi stop-motion di mana masing-masing bagian animasi, baik
objek karakter atau latar belakang, menggunakan "deformasi bentuk “ dengan
bahan elastis seperti tanah liat.
Secara teknis, animasi tanah liat
dimulai pada waktu singkat setelah penemuan zat mirip tanah liat yang disebut
plastisin. Plastisin diciptakan pada tahun 1897, dan salah satu film pertama
yang menggunakan bahan itu pada tahun 1902 dengan menggunakan tanah liat untuk
boneka petir. Dan menjadi langkah pertama untuk animasi tanah liat, tapi enam
tahun kemudian barulah muncul sebuah film animasi yang benar benar menggunakan
boneka tanah liat. Yakni ketika film “A Sculptor's Welsh Rarebit Nightmare”
dirilis pada bulan Februari 1908.
Gambar (Grafis)
Animasi grafis adalah variasi dari stopmotion yang
lebih konseptual daripada animasi cel tradisional bidang datar dan animasi
kertas gambar (cutout). Tapi secara teknis ia termasuk stop motion yang dibuat
dengan foto (secara keseluruhan atau sebagian).
Animasi grafis dapat dilakukan
dengan kamera hanya panning ke atas dan ke bawah dan / atau difoto secara
individu, satu per satu.
Sebuah variasi sederhana animasi
grafis disebut juga animasi manipulasi langsung yang melibatkan perubahan
frame-by-frame (atau penambahan) gambar grafis tunggal, proses stop motion
sampai hanya menghidupkan serangkaian gambar yang kebanyakan orang
mengasosiasikan dengan istilah animasi generic.
Contohnya dapat dilihat diyoutube : https://www.youtube.com/watch?v=ElpLLsh-dgM
Jadi
Kesimpulan Storyboard dan Stop-motion adalah
sebuah jenis dari animasi yang dilengkapi dengan beberapa gerakan khusus yang
diketahui animator itu sendiri, tidak sembarangan bisa membuat animasi dengan
ketrampilan seadanya, ada beberapa tehnik khusus untuk bisa membuat animasi
tersebut yang mencakup dalam prinsip dasar dalam pembuatan animasi, Storyboard
dikhususkan untuk pembuatan alur cerita atau sketsa pada animasi gambar atau
sebagainya yang sejenis, sedangkan stop-motion adalah gerakan perlahan dan
bertahap dari semua gambar gambar yang disusun sedemikian rupa untuk
menghasilkan sebuah hasil karya animasi terbaik.
sekian dan terima kasih.